Praktik Fikih Kurban, SMP Namira Bekali Siswa dengan Pemahaman Teori dan Praktik

Ditulis Oleh : Dimas Eko Cahyono, M.Pd. - Minggu, 31 Mei 2026

Probolinggo, [25 Mei 2026] – SMP Namira Kota Probolinggo menyelenggarakan kegiatan Praktik Fikih Kurban yang diikuti oleh seluruh siswa sebagai bagian dari pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai ibadah kurban, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga melalui praktik langsung di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa terlebih dahulu mendapatkan materi tentang hukum kurban, syarat hewan kurban, ketentuan orang yang berkurban, tata cara penyembelihan yang sesuai syariat Islam, serta hikmah dan nilai-nilai sosial yang terkandung dalam ibadah kurban. Materi disampaikan oleh Ustadz Ahmad Shiddiq dan Ustadz Imam Thobroni dengan metode interaktif sehingga siswa dapat memahami konsep fikih kurban secara mendalam.

Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan yang melibatkan seluruh siswa. Mereka diberikan kesempatan untuk mengamati secara langsung proses pemeriksaan kesehatan hewan kurban, tata cara penyembelihan sesuai syariat, dengan bergiliran antar kelas putra.

Kepala SMP Namira menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang bertujuan menghubungkan materi di kelas dengan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami hukum dan tata cara kurban secara teori, tetapi juga menyaksikan langsung pelaksanaannya sehingga nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dapat tertanam dengan baik,” ujarnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka aktif bertanya mengenai prosedur penyembelihan yang benar, syarat hewan kurban, hingga mekanisme pembagian daging kurban kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa syukur, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

Selain memberikan pengalaman belajar yang bermakna, praktik fikih kurban diharapkan mampu membentuk karakter religius siswa serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap pelaksanaan ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Dengan perpaduan antara teori dan praktik, SMP Namira terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan pesan kepada seluruh siswa agar senantiasa mengamalkan nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian sosial yang menjadi esensi dari ibadah kurban. Melalui program ini, SMP Namira berharap dapat mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat sekitar.