Khotmil Qur'an & Uji Publik Metode UMMI 2026
Ditulis Oleh : Dimas Eko Cahyono, M.Pd. - Senin, 27 April 2026
SMP Namira Kota Probolinggo menggelar Khotmil Qur’an dan uji publik metode UMMI di Paseban Sena, Sabtu (25/04/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu diikuti 74 siswa yang telah lolos seleksi dan munaqosyah. Acara ini menjadi bentuk syukur sekaligus laporan lembaga kepada wali murid atas capaian pembelajaran Al-Qur’an siswa.
Penanggung jawab kegiatan, Maksum Ali Ridwan dan Fajar Adi Pamungkas, menyatakan peserta yang tampil telah memenuhi standar kelayakan untuk mengikuti khotmil dan uji publik. Sejak pagi, wali murid memadati lokasi acara yang diawali lantunan sholawat dari tim Sahara. Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fahri, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Laskar Namira. Prosesi khotmil menjadi inti acara. Para siswa secara bergantian menyelesaikan bacaan dari Surah Al-Kafirun hingga Surah Al-Baqarah ayat 1–5, kemudian ditutup dengan doa.
Uji Publik dan Standar Kelulusan
Ketua panitia Maksum Ali Ridwan menegaskan seluruh peserta telah melalui proses seleksi dan siap diuji secara terbuka di hadapan wali murid. Uji publik dipandu Zainuri, Ketua Koordinator Daerah Pasuruan sekaligus perwakilan UMMI Foundation Surabaya. “Yang pertama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah, yang kedua sebagai laporan lembaga kepada wali murid terkait pembelajaran UMMI,” ujar Zainuri. Ia menyebut siswa harus memenuhi standar bacaan sesuai tajwid serta hafalan tartil minimal dari Surah An-Nas hingga Al-A’la. “Bacaan Al-Qur’an harus sesuai tajwid, serta hafalan tartil minimal dari Surah An-Nas hingga Al-A’la dengan kualitas yang baik dan kuat,” katanya. Suasana uji publik berlangsung tegang saat siswa menjawab pertanyaan dari wali murid, namun mayoritas mampu menjawab dengan baik. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan penghargaan kepada siswa berprestasi. Ahmad Maulana Fadlur Rizqi meraih Terbaik Tartil dengan nilai 9,74, Alya Wafiq meraih Terbaik Tahfidz dengan nilai 10, Dwi Amelia kategori Teladan, dan Ayla Varisha Inara sebagai peraih hafalan terbanyak. Acara ditutup dengan persembahan lagu dari siswa kepada orang tua dan guru, dilanjutkan sesi foto bersama.